Billy mempunyai anjing yang bernama Poppy. Billy sangat menyayangi Poppy dan menganggapnya seperti sahabat. Kalau Billy pergi ke sekolah, Poppy akan mengikutinya sampai ke ujung jalan, dan menunggu Billy di depan pagar rumah untuk menyambut Billy sepulang dari sekolah.Suatu hari Billy pulang dari sekolah dan menemui ibunya di dapur. Ibunya berkata, “Billy, sini nak, aku punya berita buruk yang harus aku beritahukan padamu. Poppy ditabrak mobil, dan dia meninggal!” Billy langsung menatap Ibunya dan berkata, “Oh … gitu to?” Setelah itu Billy langsung masuk ke kamarnya untuk mengganti baju dan keluar dari kamar beberapa menit kemudian.“Mami, si Poppy ke mana sih?” tanya Billy.“Lho kan tadi Mami sudah bilang kalau Poppy tertabrak mobil dan meninggal.” kata ibunya.Mendengar hal itu, Billy langsung menangis meraung-raung sambil berkata, “Tadi Billy dengarnya bukan Poppy, tapi Papi!”
BELI HP
Si Paimin yang udik baru aja panen besar pergi ke kota. Dia pengin banget beli handphone. Maka ia pergi ke counter hp.Paimin : Mbak, saya mau beli hp.
Sales : Ini, Mas.
Paimin : Lo, kok gak nyala?
Sales : O, ini belum ada nomor kartunya, Mas. Mas harus beli kartunya dulu.
Paimin : Ya udah, saya beli kartunya. Kasih nomor cantik ya. (idih, udik kok ngerti nomor cantik?-red) Seteleh itu pulanglah si Paijo ke kampungnya, tapi dia heran kok gak bisa dipake tuh hp, mak besoknya ia datangi lagi sales tokonya.
Paimin : Kamu ini gimana, kok hp ini gak bisa dipake di kampung saya?
Sales : O, itu karena di kampung Mas belum ada sinyal.
Paimin : La, situ kok nggak bilang kemarin. Ya udah saya beli sinyalnya sekalian, jualan kok sendiri-sendiri gitu.
SURVEY WHO
Dari survey yang dilakukan Badan Kesehatan Dunia (WHO) terhadap 100 pria dewasa di atas umur 25 tahun, ketika ditanya aktivitasnya setelah selesai berhubungan seksual:- 10% pria setelah berhubungan seksual pergi mandi,
- 5% keluar kamar dan merokok,
- 3% memakai bajunya kembali,
- 2% tidur kembali, sedangkan sisanya,
- 80% pulang ke rumah istrinya.
NENEK PIKUN
Tiga nenek jompo sedang berdiskusi tentang masa tua mereka.Nenek pertama berkata, “Kadang-kadang saat sedang berdiri di depan kulkas dan memegang sebotol selai aku tidak dapat ingat apakah aku sedang mengembalikan selai itu ke dalam kulkas atau aku akan mengambilnya untuk mengolesi roti.” Nenek kedua tidak mau ketinggalan, “Wah, aku bahkan lebih parah lagi. Kalau aku sedang berada di tengah tangga, aku jadi bingung apakah aku akan naik atau akan turun.” “Kalau begitu aku paling beruntung, soalnya aku belum pernah mengalami hal-hal seperti itu,” kata nenek ketiga dengan bangganya sambil mengetuk-ngetukkan tangannya ke meja. Begitu mendengar suara ketukan tangannya di meja, tiba-tiba nenek ketiga ini berdiri dan berkata, “Eh, ada yang mengetuk pintu… aku saja deh yang buka pintunya…”